Rabu, 19 Juni 2013

Perahu part#2

Lagi demen sama yang namanya mendaki gunung nih pemirsa..
Kali ini Gunung Perahu Part#2..
Perahu di pagi hari
Kejadian udah berbulan-bulan yang lalu, tepatnya hari Sabtu, 12 Januari 2013.

Nggak tanggung-tanggung nih, sekali muncak kroyokan 16 orang anak. Kami Pecilama (Pecinta Alam Madukoro). Madukoro itu salah satu desa kecil di pinggiran kecamatan Wonosobo. Iye pinggiran.. soalnya kecamatan masih kota cuma area masih terpencil. Hehe ..

Masing-masing dari kami adalah 4 cewek dan 11 yang lainnya cowok. Dan hanya ada 2 tenda untuk bekal kami tidur. Satu tenda kecil untuk cewek (pas untuk 4 anak) dan 1 tenda sedang untuk cowok (11 anak gan.. Ampun daah..)
Kami bersama Kami bahagia

Proses mendakinya dimulai ba’da isya. Seperti biasa, kami menghabiskan sholat maghrib dan isya secara jama’-qhasar di bawah. Untuk sampai di puncak 2.656 meter di atas permukaan laut kami hanya butuh waktu sekitar 3 jam. Start dari Dieng.

Hujan deras mengiringi perjalanan kami. Semakin larut suasana semakin gelap dan jalanan terasa begitu ekstrim. Padahal kalo di lalui pada siang hari jalanan terasa begitu datar dan rata.

Salah dari diantara kami juga siih. Peralatan yang wajib kita bawa saat mendaki adalah mantol dan senter untuk alat bantu kita saat berjalan. Lah ini yang bawa cuma beberapa. Heloo .. Pada niat muncak kagak siiii .. begitu teriak batinku .. Hehe ..

Akhirnya 3 jam berlalu. Halooo apa kabar bukit teletubies?? Baikkah?

Setelah melewati puncak dan turun sedikit kita akan bertemu dengan banyak bukit-bukit. Bukit-bukit itulah yang disebut bukit Teletubies. Bunga-bunga seperti aster namun berbentuk lebih kecil menghiasi bukit bukit tersebut. Memperlihatkan betapa miripnya bukit itu dengan bukit Teletubies yang ditayangkan di TV-TV itu.
Hal pertama yang kami lakukan adalah mencari tempat untuk nge-camp. Yup ditengah-tengah bukit-bukit yang menjulang-menjulang itu.

Selanjutnya tadaaaa ... Istana tenda kami selesai kami bangun dengan njegadet (kedinginan gituu ..)

Lilik dengan Istana Tenda

Apesnya, giliran kita mau buat api unggun dan nganget (menghangatkan diri maksudnya) eeeh si ujan datang tuh kroyokan. Alhasil anak-anak langsung aja dah masuk ke tenda bak keong takut didekati musuh. Haha ..

Tuh keongnya ngintip. hihi

Mau nggak mau dah kami cari kehangatan di tenda. Slimut mana slimut? Slimut pun terasa begitu dingin di sana. Huft .. semalam suntuk hujan disertai angin kencang mengusik waktu istirahat kami. Alhasil kagak pules dah tuh tidur. Hmmh ..
Hoaaam .. pukul 04.30 kami bangun dan dilanjut sholat subuh.

Dan its time to Sunrise ..
Angin kencang .. Udara dingin .. Langit berkabut .. Tapi sunrisenya seperti ini saat ditangkap oleh kamera 2 mega pixel milik teman .. Subhanallah .. Mahabesar Allah dengan segala kekuatan-Nya.

Sunrise

Tetep indah bukan?

Anak-anak laen? Masih pada mimpi dipeluk angin kenceng .. Hoho

Setelah semua anak siuman kini saatnya ngopi-ngopi, sarapan-sarapan, jalan-jalan dan photo-photo.
Jreeeng .. ini diaaa kenarsisan kita di dinginya bukit teletubies ..

Indra


copeet copeet

Jarot

Buluk

Jachin


Kezoor

Epha

Ninaa


Cahaya. hehe


Heru


Next .. kami turun pada pukul 10.00 ..
Jalan yang kami lewati untuk turun bukan jalan yang kami lewati untuk naik. Kami mencoba eksperiens lewat jalan lain yang akan berujung di Desa Patak Banteng. Cukup enak untuk turun. Tapi medannya lebih terjal dari jalan yang kami gunakan untuk naik.

Di seperseratus perjalanan turun Cahaya liat kek gini nih ..


Dua ikat kayu yang dipanggul ini yang merusak alam indah Wonosobo .. Tangan-tangan yang membutuhkan sesuap nasi, menghalalkan cara dengan menebang secara bebas pepohonan. Alhasil gunung Perahu hanya tinggal sehamparan luas yang hanya terhiasi satu-dua pohon cemara. Miriss ..

Semoga ada tindakan dari penduduk sekitar untuk keasrian gunung khusunya dan Kab. Wonosobo umumnya ..

Tinggallah sebatang dua batang pohon yang berhasil diambil gambarnya ..


Pohon yang lain? Tumbang dan hanya tinggal kenangan ..

Cukup sekian cerita perjalan Cahaya menuju puncak prau .. Semoga bisa jadi bahan trip anda para pembaca .. :D