Selasa, 13 November 2012

Sia-sia

Lebih indah ketika waktu yang ada termanfaatkan
Lebih syahdu bila kesempatan menjadi emas berlian

Tak jarang yang termiliki hilang melayang tanpa arah tujuan
Terbiarkan ketika sesungguh itu sangat terperlukan

Orange’s Girl


Cahaya, aku, adalah seorang gadis penggila warna orange.

Why?
Pasti bakalan banyak yang nanya sama aku kenapa aku lebih suka warna orange.  Bukan pink, biru atau ungu seperti gadis-gadis layaknya. Aku hanya menjawab “Karena aku suka”. Jawaban yang simple dan yang pasti dapat membungkamkan banyak mulut yang melontarkan pertanyaan itu.

Pernah kali aku berdebat dengan kakak iparku yang blue lovers. Aku gampang kepancing dalam perdebatan soal yang satu ini.
Suatu hari aku, ibu, adik, kakak dan kakak iparku berkunjung ke kampung dua tanteku yang kebetulan keduanya sama-sama baru melahirkan baby barunya (ce’elaa baby baru, emang ada baby lama.. hihi ). Ibu sengaja membawa dua stell baju tidur baby. Yang satu biru yang lainnya Hijau. Masing-masing satu dari dua baju itu untuk diberikan kepada tante-tanteku.

Capcus aja deh ke percakapannya,

Si Ramah, Winnie The Pooh



Kata Om Wikipedia, nama Winnie The Pooh umumnya disingkat menjadi Pooh Bear. Dan pernah pula disebut Edward Bear. Pooh Bear adalah karakter beruang fiksi yang diciptakan oleh A. A. Milne.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Naik Angkot wujudkan aksi “Go Green”

Mudah tapi susah untuk di jalani. Naik Angkot atau kendaraan umum. Yups.. Apalagi kalau bukan itu.

Kerap kali masyarakat memandang sebelah mata mengenai angkot. Padahal paling tidak fasilitas angkot bisa kita manfaatkan sebagai upaya mewujudkan aksi “Go Green”. Dan kayaknya masih jarang orang-orang menulis tentang aksi naik angkot ini. Ini ada sedikit ulasan tentang kaitan naik angkot dengan aksi “Go Green”. So, enjoy read it readers !! J.

Aksi tanam seribu pohon sudah sering dilakukan. Kerap kali pemerintah, instansi-instansi dan organisasi-organisasi mengadakan penanaman pohon secara masal di daerah-daerah. Itupun kadang dilakukan oleh beberapa orang yang terikat dalam suatu pemerintah, instansi satau organisasi saja. Sedangkan masyarakat-masyarakat yang tidak terdapat di dalamnya ( lembaga pemerintah, instansi ataupun organisasi ) hanya diam dan malah kadang tak mengerti apa-apa. Apalah arti tanam seribu pohon sedangkan pemakaian kendaraan bermotor semakin pesat bertambah. Sedangkan pemanasan global sangat membutuhkan penurunan karbon*.

Selasa, 23 Oktober 2012

Menjelang Idhul Adha *Nggak ada kambing, Dompet pun jadi*

“Mbak, ada uang nggak?”

Begitu tiba-tiba pemuda itu datang menghampiriku dengan tergesa, sembari bertanya tanpa basa dan basi. Aku tak mengacuhkannya. Ah, suara itu. Suara dan kata-kata yang sudah tak asing lagi di telingaku. Mbak, ada uang nggak? Mbak beri kami uang! Mbak, kasihani kami! Itulah deretan kalimat yang biasa dilontarkan oleh para peminta di daerah kami, Wonosobo.

Sejenak ku perhatikan, kuamati dengan seksama. Pemuda itu memiliki suara yang halus. Aku sedikit mendongakkan wajahku dan menatapnya. Wajahnya lumayan tampan. Ada bintik-bintik hitam samar-samar di wajahnya. Mungkin saja itu bekas jerawat, atau mungkin yang lainnya. Semburat di wajahnya menampakkan bahwa ia sedang tak bersemangat hari ini.


Jumat, 19 Oktober 2012

Hakikat Cinta, Syifa dan Rega

Awalnya begitu asing. Tempat ini, kampus pertamaku dan kuharap bukan yang terakhir untukku melnanjutkan S2 ku kelak, kampus UNTAG ( Universitas 17 Agustus ), Samarinda, tempat menimba ilmuku tahun ini dan empat tahun kedepan, tempat dimana pertama kali aku memijakkan kakiku setelah kurang lebih dua tahun tak lagi mengecam pendidikan.

Ahhh, betapa senangnya aku. Aku, sebut saja Embem, tahun ini aku berhasil mencapai salah satu keinginanku, "KULIAH". Sebenarnya keinginan untuk kuliah tak mungkin ada kalau saja ayahku tak pernah mengucapkan janji itu.

Janji ayah delapan tahun yang lalu.

Kamis, 18 Oktober 2012

Secuil Duka untuk Segepok Sahaja

Sore itu, sore yang cerah, ada semburat jingga terang di langit di ufuk barat tepatnya. Burung-burung beterbangan hendak berpulang, mungkin hendak berkumpul dengan keluarganya atau mungkin hanya sekedar hendak menyalami sarangnya yang seharian ia tinggalkan. Ada yang masih hilir mudik tanpa arah tujuan. Ada yang masih berdua-duaan bersama betinanya. Dan ada pula yang mampir hinggap di jendela kamarku. Sejenak kuperhatikan ada kesepian di raut wajahnya. Ada kebingungan di setiap kedip matanya. Mungkin dalam batinnya ia berkata, "Aah.. dimana ini ? neraka mana yang ada di dunia ini ? oh begitu sumpek aku melihatnya..", mungkin pula ia membatinkan yang lain, "Siapa orang ini ? sedari tadi hanya melamun ku perhatikan, apa dia tidak tahu ada seekor burung cantik hinggap di jendelanya ? tidak takutkah aku akan meninggalkan jejak-jejak kotor di kakiku? atau tidak takutkah ia aku akan dengan seenaknya mengeluarkan kotoranku yang bau di disini ? Di tempat ini ?" dan batinan yang lain lagi, "Biasanya manusia akan seenak hati menggusah aku dan teman-temanku tanpa hati. Tampaknya ada kebingungan dan kesepian, seperti aku, pada lelaki ini"

Oh tidak sama sekali, benar-benar aku tidak terganggu akan burung itu. Burung itu hanya menjadi pemandangan yang berhasil aku acuhkan. Bersama layar laptopku aku masih saja menderap-derapkan jemariku diatas tombol-tombol keyboard yang sudah kian menjadi lusuh. Tugas-tugas semester akhirku memang tanpa ada henti. Satu selesai satu yang lainnya menyusul. Bahkan baru hendak mengerjakan yang satu sudah ada dua atau tiga tugas yang lain lagi.